Lelaki Bulan


Engkau
Lelaki bulan
Hidup di pelataran kelam
Tegak tengadah di sepuh usia
Meski rapuh raga
Tak menunjuk lemahmu ke langit
Tapi kau tentang
Sedang malam
Tak lebih dari sepotong cerita dan dialog pengawal mimpi
Aduhai lelaki bulan
Senyum terlalu bisu
Aku tak mengerti mengapa engkau masih berdiri
Menunggu dengan uban terus bertambah menjelaskan usia
Sepanjang terbitnya sesabit sinar
Kesukaanmu, lelaki bulan

Padang, November 2010
Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Yulmaida al Manthani - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger