Yulmaida al Manthani
Popular Template
Home
My Frontpage
About
All About this blog
Contact Us
Leave your message
Health
Take a trip
Economics
Human Needs
Lifestyle
Be Your Self
Home
skip to main
|
skip to sidebar
Sajak Nelayan waktu tengah bulan
Rembulan dalam perahu
Pisau hitam dipaku di tepi
Dipangku sepi
Rembulan dalam perahu
Sirip menyanyi ke dalam
Tengah waktu sebulan
Rembulan
Cahaya menerang
Memantul dalam perahu
Padang, November 2010
Share this article
:
Post a Comment
« Prev Post
Next Post »
Home
Popular post
Cerpen: Dinda
Aroma rumput sehabis dipotong masih mewangi ketika kujejaki lapangan sepak bola di depan rumah bercat biru muda itu. Kembali terngiang di ...
Ketika Tuan Kembali
Sekembalinya tuan ke negeri ini Dalam gumam yang pelan-pelan kami lantunkan Senandung yang menari di atas genangan Dalam subuh berpintuk...
Lelaki Bulan
Engkau Lelaki bulan Hidup di pelataran kelam Tegak tengadah di sepuh usia
About Me
Hanya seorang pejalan yang ingin mencoba untuk berbagi di dunia fana, tempat singgah sementara, tempat mengumpulkan bekal di kehidupan yang ...
Janji si Telaga
Akulah telaga dan engkau, Gunung karang yang kokoh Di ketinggian engkau menengok Pantulan cahaya masa lampau Ketika suatu hari kit...
Menunggumu
Menunggumu… Harap lekas berkata lagi Sedang riangnya waktu berkeliaran di depan jasad ini Menunggumu… Seperti rintik yang mengawa...
Rumahmu di suatu sore
Aku punya kejutan untukmu, katamu ketika kabut masih menebal di puncak bukit kala itu. Dedaunan dan tanah masih basah, tapi engkau sudah...
Masjidku, masjidmu, dan Kaum Ekspatriat
Di hari yang cukup menegangkan dalam ‘pelarian’ itu, kami bertiga melintasi sebuah mesjid. Bentuknya sama dengan mesjid yang lain. Tapi ada ...
Pinangan kedua untuk sang gadis
Sungguh aneh malam ini aku bertemu denganmu Duhai gadis yang dahulunya dipikat dan dipinang dalam sebuah istana Berdebar-debar rasa ...
Cerpen: LELAKI CANGKUL
Yulmaida Al Manthani (FLP Sumatera Barat) “Uda belum hendak menikah?” Aku bertanya pada lelaki itu dengan hati-hati. “Setiap lelak...
Blog Archive
►
2013
(1)
►
January
(1)
▼
2012
(8)
▼
December
(8)
Sajak Nelayan waktu tengah bulan
Lelaki Bulan
Pinangan kedua untuk sang gadis
Rumahmu di suatu sore
Menunggumu
Ketika Tuan Kembali
Cerpen: LELAKI CANGKUL
Masjidku, masjidmu, dan Kaum Ekspatriat
►
2011
(2)
►
March
(2)
►
2010
(1)
►
December
(1)
►
2007
(1)
►
December
(1)
Labels
About Me
(1)
Ceritaku
(1)
Cerpenku
(2)
Goresanku
(12)
Opini
(1)
Puisiku
(8)
Followers
Support :
Creating Website
|
Johny Template
|
Mas Template
Copyright © 2011.
Yulmaida al Manthani
- All Rights Reserved
Template Created by
Creating Website
Published by
Mas Template
Proudly powered by
Blogger
Post a Comment